WELCOME

selamat datang wahai para pencari tuhan, kami akan membantu anda memasuki dunia yang penuh warna...

Selasa, 22 Oktober 2013

hai ladies



akan selalu ada seseorang yg lebih cantik darimu, tp tak berarti kamu harus iri. Banggalah, hanya ada 1 kamu di dunia ini

Terkadang kamu meminta maaf, bukan berarti kamu salah. Itu hanya berarti kamu lebih memilih persahabatanmu daripada egomu.

Hidup ini terlalu singkat hanya untuk mengeluh. Selalu ada solusi tuk tiap masalah. Berusaha, percaya diri dan berdoa.

Ada yg sibuk mencermati, ada yg sibuk intervensi, ada yg tenang2 menikmati..

DIAM tak berarti kamu kalah, kadang itu hanya berarti kamu tak ingin berdebat dengan orang yg bahkan menolak tuk mendengarkan.

Haq itu ttp haq walo sendirian, bathil itu bathil walo banyakan..

Orang yang merendahkanmu, lebih rendah darimu; kecuali jika kau juga merendahkannya.

Kalau utk hidup di dunia yg tak sampai 150 th saja, kau begitu serius; kenapa utk hidup selamanya di akhirat, kau sambalewa?

Kebebasan kita berbatas kebebasan orang lain. Kebebasan kita berteriak-teriak, misalnya, tdk boleh mengganggu kebebasan org lain utk tidur.

Yg berjubah, bersorban, dan berjenggot tdk hanya Nabi Muhammad, tapi juga Abu Jahal. Bedanya: wajah Nabi tersenyum, wajah Abu Jahal sangar.

Jangan pernah lupa Allah. Orang yg lupa Allah akan lupa diri.

Marah boleh, membenci jangan.

Jika kau hebat, kau membuat org lain iri padamu. Jika kau benar2 hebat, kau membuat org lain terinspirasi olehmu. –

#FaktanyaAku memang terluka. Namun lukaku tak seberapa. Karena yg kamu beri adalah kejujuran, bukan dusta.

Sulit tuk ucapkan selamat tinggal pada dia yg kamu cinta, tapi lebih sulit lagi ketika kenangan bersamanya tak hilang begitu saja.

CINTA slalu SETIA pd HATI, tak peduli betapa hebat LOGIKA. Tp kamu harus tahu kapan tuk gunakan logika agar hatimu tak trs TERLUKA. 

Air mata adalah satu2nya cara bagaimana mata berbicara ketika bibir tak mampu menjelaskan apa yg telah membuat perasaanmu terluka.
Dalam hidup, jangan terlalu berharap, karena untuk setiap 'Hello' akan selalu berakhir dengan sebuah 'Goodbye' 


Kadang, kamu rindu seseorang, bukan karena lama tak bertemu, tp karena apapun yg kamu lakukan, kamu berharap dia ada di sampingmu.

jangan menunggu waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu, karena waktu tidak akan pernah tepat bagi mereka yg menunggu. 

Peraturannya sederhana: Jika dia tak membuatmu lebih baik, biarkan dia pergi tdk ada yg abadi untk setiap “hello” akn sllu brakhir dg “ Goodbye”

Hidup ini kamu yg jalani, lakukan apapun yg ingin kamu lakukan, tapi pastikan itu sebuah cerita yg kelak pantas tuk diceritakan. 

Jangan sesali apa yg telah pergi, kamu mungkin kehilangan sesuatu yg baik, api kamu juga mungkin mendapatkan sesuatu yg lebih baik.

Jangan kamu berikan air matamu jika dia sedang menangis, tapi berikanlah pundakmu agar dia merasa nyaman. –

Ketika kamu mencintai, jujurlah pada diri. Jadi diri sendiri, jangan biarkan seseorang jatuh cinta pada orang yg bukan dirimu

Dia yg mengeluh adalah dia yg tak pernah bisa bersyukur, padahal tanpa ia sadari, karunia dari Tuhan telah ia nikmati setiap hari. 


Pintu kebahagiaan selalu terbuka didepan mata, tapi kerap kali tidak terlihat karena kamu tidak menutup pintu kesedihan masa lalu. 

Kadang kamu menyakiti dirimu sendiri lebih daripada siapapun yg mungkin bisa menyakitimu, karena kamu tak jujur dengan perasaanmu.

Jangan tangisi dia yg telah meninggalkanmu. Tersenyumlah! Kamu tak pernah tahu akan ada seseorang yg jatuh cinta dengan senyumm

Kamu bebas memilih sikap dalam setiap masalah yg datang menghampiri. Apapun pilihanmu, tetaplah menjadi dirimu sendiri


Jika kamu tidak segera bangkit setiap kali kamu terjatuh, kamu akan tertinggal. Kehidupan akan terus berlangsung meskipun tanpamu.

Masalah adalah bagian hidup, dan ketika ia datang, katakan padanya: 'Tuhanku lebih besar darimu. kamu tak dapat mengalahkanNya!'

Bagian tersulit ketika kamu harus melepaskan dia yg kamu cinta adalah menyadari bahwa dia telah terlebih dahulu melakukannya.

Jangan terlalu memikirkan sesuatu yg tak penting. Kamu hanya akan menciptakan masalah yg bahkan tak ada pada awalnya.

Kadang lebih baik diam drpd menceritakan masalahmu, karena kamu tahu sebagian orang hanya penasaran, bukan karena mereka peduli

Sebuah rencana yang hebat dapat gagal hanya karena kurangnya kesabaran

Seseorang yang pandai berkata-kata selalu disukai sampai dia memulai omong kosong.

fokuslah pada apa yang baru saja kamu mulai bukan pada apa yang sudah berakhir

Jangan menilai seseorang dari kesalahan yang pernah dia buat. Setiap orang memiliki masa depan yang masih suci.

Katakan "TIDAK" ketika ada orang yang mengganggu waktu termahal kamu; untuk melakukan hal sia-sia.

Kebenaran seperti minyak tanah; Sebanyak apapun kita campur dengan air; Ia akan tetap muncul dipermukaan.

Kata 'MAAF' akan berkurang maknanya ketika kata itu terucap utk kesekian kalinya karena kesalahan yg sama.

filsafat

Filsafat pada dasarnya bersifat sistematis, universal, yang mengupas sesuatu secara mendalam dan dapat dilihat dalam berbagai hal. Dalam perkembangannya filsafat pendidikan Islam terbagi menjadi tiga periode. Pertama, periode perkembangan awal Islam. Kedua, periode klasik. Ketiga, periode modern.
Pada periode awal perkembangan Islam meliputi periode awal kehidupan Rasullullah serta kepemimpinan Khalifah ar-Rasyidin, Pemikiran mengenai falsafat pendidikan pada periode awal ini merupakan perwujudan dari kandungan ayat-ayat al-Quran dan hadits, yang keseluruhannya membentuk kerangka umum ideologi Islam.
Periode klasik mencakup rentang masa pasca pemerintahan khulafa al-Rasyidin hingga awal masa imperialis barat. Rentang waktu tersebut meliputi awal kekuasaan Bani Ummayah zaman keemasan Islam dan kemunduran kekuasaan Islam secara politis hingga ke awal abad XIX. Periode modern dimulai sejak tahun 1800 M. Menjelang periode modern ini, setelah Bani Abbas dan Bani Ummayah secara politik dapat dilumpuhkan, kekuasaan islam masih dapat dipertahankan. Tiga kerajaan besar yaitu Kerajaan Turki Utsmani (Eropa Timur dan Asia-Afrika), Kerajaan Safawi (Persia) dan kerajaan Mughol (India) masih memegang hegemoni kekuasaan Islam. Namun menjelang abad ke-17 dan awal abad ke-18 kerajaan-kerajaan Islam tersebut, satu persatu dapat dikuasai bangsa-bangsa Eropa (Barat).

Bertanyalah ...!!

Bertanyalah ..!! ya kata itu sering kita dengar dari kecil baik dari orang tua, guru di sekolah, teman sebaya dll, dan kita hanya mengangguk saja ya dan iya. Namun tahukah anda bahwa manusia adalah makhluq tuhan yang dianugerahi potensi untuk selalu bertanya karena memang manusia diciptakan sebagai makhluq dengan keingintahuan yang sangat besar. Dari hanya mendengar kita mencoba untuk melihat terus kita mendekati hingga kemudian ingin mengaktualisasikan sendiri dan akhirnya sukses, itulah manusia...
Apa yang melatarbelakangi hal diatas??? yah bertanya ...dan bertanya ...karena memang manusia dengan banyak potensi yang menghayutinya bisa menjadi pribadi yang tangguh jika ia menjadikan konsep bertanya ini sebagai salah satu asas hidupnya. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan akan mengasah kepekaan dalam mengapresiasi hidup itu sendiri.
Semua hal yang ada dalam kehidupan ini memang bermula dari bertanya, oleh karena itu, sangat tepat apabila dikatakan bahwa kita tidak bersedia untuk bertanya, maka kita akan merugi, bahkan akan tersesat, pepatah mengatakan “malu bertanya sesat dijalan”.
Kehidupan sekarang ini membutuhkan kita untuk berani bertanya, karena bertanya menjadi penanda dan pertanda bahwa kita ada dan berusaha untuk menjadi manusia yang lebih baik. Dengan bertanya sebenarnya mejadikan diri kita dan bahkan orang lain untuk tidak sombong, karena masih ada orang lain yang lebih tahu ibaratnya masih ada langit diatas langit. Kita akan menjadi sadar diri dan tidak akan menganggap diri kita sebagai orang sempurna.
Selanjutnya, apa yang seharusnya ditanyakan??  Sangat mudah untuk menemukan jawabanya, yaitu semua hal bisa kita jadikan pertanyaan. Dari persoalan yang kecil dan remeh hingga persoalan yang kita anggap itu adalah persoalan yang besar dan sangat besar. Akan tetapi yang harus kita hindarkan adalah kita meminta jawaban yang sempurna dari pertanyaan kita dan harus sesuai dengan kehendak rasio dan ego kita. Karena adakalanya memang rasio kita tidak mampu untuk menerima jawaban tersebut.
Hal utama yang harus kita perhatikan dalam bertanya adalah motivasi kita dalam melontarkan pertanyaan. Artinya  jangan sampai ketika kita bertanya justru membuat kita kerdil. Misalnya pertanyaan yang membuat motivasi kita lemah seperti “ aku tidak mampu menulis dan bikin makalah, mending aku berhenti saja menjadi mahasiswa, benar kan?” pertanyaan-pertanyaan seperti itu perlu kita hindari, atau kalau perlu kita harus merubahnya kearah positif yang dapat memberi pencerahan kepada kita, misalnya “ pantas tidak aku bodoh, padahal aku dan dia tidak jauh berbeda, iya kan ? sama-sama makan nasi dan iwak peyek.
Pertanyaan-pertanyaan yang dapat menambah semangat untuk befikir dan bekerja dengan lebih baik adalah hal yang sangat dibutuhkan bagi pribadi kita khususnya dalam meningkatkan wawasan kita akan berbagai hal. Untuk itu jangan takut untuk bertanya jika memang ada yang perlu untuk dipertanyakan ungkapkan saja (asalkan tempatnya benar) karena hal itu dapat mengurangi rasa penasaran kita akan sesuatu hal dan pastinya sangat bermanfaat bagi diri kita ataupun orang lain, karena orang lain juga bisa mendapatkan jawaban dari pertanyaan tersebut. So, mulailah dari sekarang untuk berani bertanya jika memang harus dipertanyakan, karena semakin cepat anda ungkapkan pertanyaan itu maka semakin cepat pula anda akan menemukan jawabannya.

Say no to contek !

Praktik contek mencontek dan jiblak-menjiblak kian hari sangat memprihatinkan bahkan sulit sekali rasanya untuk diberantas, sesulit memberantas korupsi dari lembaga-lembaga negara di  negeri ini. kpk sebagai garda terdepan untuk memberantas korupsi banyak mendapat tantangan akhir-akhir ini dan dalam pekerjaannya hanya dapat ikan-ikan kecil yang hanya tampak dipermukaan sungai saja, karena memang jika ingin serius memberantas korupsi dari lembaga negara sama saja membongkar aib negeri sendiri yang sudah lama membatu. Begitu juga halnya pencontek/ plagiat yang sudah menjamur dalam lembaga pendidikan tidak terkecuali universitas/ perguruan tinggi yang menjadi simbol orang-orang hebat.
Dalam perguruan tinggi, budaya plagiat tidak hanya dilakukan oleh mahasiswa, bahkan seorang dosenpun sudah tidak punya rasa malu mencontek dan menjiblak karya orang lain. Hal ini telah terbukti dari pemberitaan salah satu media massa bulan-bulan kemarin. Ini menjadi bukti menjiblak sudah membudaya dan mendarah daging dalam lembaga pendidikan.
Lain halnya dengan praktik plagiat yang sering dilakukan beberapa mahasiswa, jarang mencuat atau menjadi pemberitaan yang heboh di media massa. Padahal jika praktik seperti ini tidak diberantas, bisa-bisa ke depan akan semakin banyak lahir guru dan dosen dengan mental penjiplak/ pencontek.
Baik dosen ataupun mahasiswa kadang terpaksa untuk menjiblak karya orang lain ataupun menjiblak karya pribadi dengan menambah sedikit kutipan-kutipan untuk menpercantik karyanya, hal ini tidak terlepas dari keinginannya untuk menyelesaikan tugas dalam waktu yang sangat cepat seperti halnya SKS ( sistem kebut semalam ). Apalagi bagi mahasiswa yang tidak tahu menahu akan tugas kuliah, dan tanpa disadari bahwa besok harus presentasi dan harus membuat makalah. Maka tidak mau ambil pusing, metode copy-paste adalah solusi terbaik baginya dan anehnya mereka secara sadar mengulagi perbuataannya kadang mereka bangga bisa melakukannya.
Mahasiswa yang identik dengan agent of change seakan tidak perduli akan identitas dirinya sebagai mahasiswa, bukan perubahan positif yang dihasilkan akan tetapi mewariskan kemunafikan baik bagi dirinya ataupun orang lain.
Kelemahan kemampuan analisis dan merangkumnya dalam sebuah tulisan menjadi salah satu faktor banyaknya mahasiswa sangat pede menjadi pencontek/plagiat. Hal ini bukan saja yang terdapat dari internet, referensi yang terdapat di buku-buku mereka salin mentah-mentah tanpa harus merubahnya satu huruf pun. Jika makalah yang bentuknya tipis saja sudah bangga hasilnya dengan mencontek, apalagi skripsi lembarannya jauh lebih tebal dari makalah.
Untuk memusnahkan praktik plagiat tersebut memang harus ada tindakan yang tegas, dan kalau perlu diberi peringatan yang keras agar tidak mengulanginya. Seperti hanya korupsi untuk memberantasnya harus ada hukuman yang tegas bagi pelakunya yang dapat menyadarkan dirinya untuk tidak mengulangi perbuatannya dan dapat menjadi pelajaran bagi orang lain agar tidak melakukan kesalahan yang serupa yaitu korupsi.
Sedangkan untuk menghapus budaya mencontek yang kian merajalela ini perlu ada terobosan baru dengan cara memberi penyuluhan dari tingkat sekolah dasar yaitu metode antiplagiat, seperti halnya antikorupsi. Sehingga anak-anak tersebut sudah mempunyai rasa malu dan berdosa apabila melakukannya. Anak-anak menjadi faktor penting bagaimana budaya akan terbentuk, karena mereka generasi penerus yang akan bertanggungjawab menjaga baik-tidaknya satu budaya kedepan. Kalau dari semenjak anak-anak sudah terbiasa untuk mencontek maka dapat dipastikan kebiasaan tersebut akan sangat sulit dihilangkan ketika menginjak smp hingga menjadi mahasiswa sekalipun.
Saat ini, banyak mahasiswa yang menjadikan alasan tidak punya laptop atau komputer sebagai kendala mereka tidak bisa menulis. padahal, itu hanya akting agar dapat menutupi rasa malasnya. Dan kalau dibandingkan dengan orang-orang dahulu, mengapa mereka masih bisa menelurkan karya-karya hebat sedangkan laptop dan komputer belum ada pada waktu itu.
Ada apa denganmu ? itu yang dapat saya gambarkan tentang kualitas mental mahasiswa yang tanpa berdosa mencontek dan menjiblak karya orang lain. Sekali lagi, kurangnya minat membaca dan lemahnya kemampuan analisis yang dapat dituangkan dalam bentuk tulisan menjadi faktor utama banyaknya praktek haram ini. untuk itu sudah saatnya bagi mahasiswa belajar menganalisis dan mencoba merangkumnya dalam sebuah tulisan, dan membaca sebagai hobinya. Dengan cara seperti ini mudah-mudahan budaya menulis semakin kuat dan praktek plagiat semakin dipudarkan, dan lambat laun semakin hilang.